Headlines News :

Mata Angin

Share this post :
Save as to PDF
Mata angin

"Tenggara" beralih ke halaman ini. Untuk semenanjung di pulau Sulawesi, lihat Semenanjung Tenggara.


Mata anginMata angin merupakan panduan yang digunakan untuk menentukan arah. Umum digunakan dalam navigasi, kompas dan peta. Berpandukan pada pusat mata angin, maka kita akan melihat 8 arah yaitu dengan urutan sebagai berikut (mengikuti arah jarum jam):

  1. Utara (0°)
  2. Timur laut (45°): Terletak di antara utara dan timur
  3. Timur (90°)
  4. Tenggara (135°): Terletak di antara timur dan selatan
  5. Selatan (180°)
  6. Barat daya (225°): Terletak di antara selatan dan barat
  7. Barat (270°)
  8. Barat laut (315°): Terletak di antara barat dan utara

Utara, timur, selatan dan barat merupakan empat mata angin utama. Utara dan selatan menggambarkan kutub Bumi, manakala timur dan barat menentukan arah putaran Bumi.

Utara

Untuk kegunaan lain dari Utara, lihat Utara (disambiguasi).Utara adalah sebuah arah mata angin dalam kompas. Utara merupakan arah yang dalam budaya Barat dianggap sebagai arah utama. Ia digunakan untuk menjelaskan arah-arah lainnya. Karena itulah dalam peta arah utara selalu ditunjukkan dengan sebuah tanda panah. Utara biasanya berada di sebelah atas peta. Dalam navigasi, utara dinyatakan sebagai titik awal (0°).

Kata utara berasal dari bahasa Sanskerta uttara (bahasa Hindi-nya : uttar, उत्तर), diadopsi oleh bahasa Melayu menggantikan kata laut yang sebelumnya memiliki arti sama dengan utara (bandingkan dengan frasa barat laut dan timur laut, serta kata lor dalam bahasa Jawa yang secara etimologis memiliki hubungan dengan kata laut sebagai arah mata angin).[rujukan?]
Utara berlawanan arah dengan Selatan.

Jenis-jenis utara

Utara dapat memiliki beberapa makna:

  1. Utara asli, arah sepanjang permukaan bumi menuju suatu kutub dari rotasi Bumi, yaitu kutub yang secara jelas berada di sebelah kiri seseorang ketika berdiri di Katulistiwa sewaktu menghadap ke arah ma tahari terbit.
  2. Utara magnetis, arah sepanjang permukaan bumi di mana kekuatan medan magnet horisontal mempunyai nilai positif terkuatnya untuk suatu kegiatan yang mempunyai akhir.

Selatan

Untuk semenanjung di pulau Sulawesi, lihat Semenanjung Selatan.Selatan adalah salah satu arah mata angin dalam kompas. Ia berlawanan arah dengan utara. Selatan biasanya berada di bagian bawah suatu peta. Hal ini dapat dipastikan pada lembar peta dengan adanya tanda panah yang menunjuk huruf U besar atau utara

Ada dua jenis selatan, yaitu:

  1. Selatan asli, dan
  2. Selatan magnetis.

Untuk kegunaan lain dari Timur, lihat Timur (disambiguasi).Timur adalah sebuah arah mata angin dalam kompas. Timur biasanya berada di sebelah kanan peta. Matahari dan Bulan terbit di sebelah timur. Dalam navigasi, timur dinyatakan sebagai arah 90°. Timur berlawanan arah dengan Barat.

Bumi berotasi mengikuti arah timur, oleh sebab itulah Matahari terbit dari arah tersebut. Bangunan keagamaan Hindu (candi) secara tradisional menghadap ke arah timur (pintu masuk dari sisi barat).

Kata timur sebenarnya merupakan istilah bagi angin tenggara yang berhembus di kepulauan Nusantara yang dikenal oleh para pelaut Austronesia. Di dalam bahasa Tagalog kata timog, yang memiliki hubungan etimologis dengan timur berarti selatan

Barat

Barat dapat mengacu kepada beberapa hal berikut:

  1. sebuah arah mata angin dalam kompas. Barat biasanya berada di sebelah kiri peta. Matahari dan Bulan tenggelam di sebelah barat. Barat berlawanan arah dengan Timur. negara-negara Barat
  2. Kecamatan Barat di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Indonesia
  3. Gampong Barat di Kabupaten Pidie, Aceh, Indonesia
  4. Gampong Barat di Kabupaten Aceh Barat Daya, Aceh, Indonesia
  5. Desa Barat di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Indonesia
  6. Desa Barat di Pakistan 

Kata barat merupakan kata serapan dari bahasa Sanskerta: Bharata, (bahasa Hindi: Bharat, भारत) yang merujuk pada nama negara India. Dahulu para pedagang dari India yang juga menyebarkan agama dan budaya Hindu di Indonesia menyebut diri mereka "datang dari Bharat", sehi ngga arah kedatangan mereka disebut "barat" oleh orang-orang Melayu.

http://wwwlastmanstanding.blogspot.com/2012/07/mata-angin.html
Silahkan masukan Email Anda untuk berlangganan gratis via email, dan Anda akan mendapat kiriman artikel terbaru dari Sekedar Tahu Saja..!!
Enter your email address:
Artikel terkait lainnya : Unik

Silahkan Gunakan Facebook Comment, Jika Anda Tidak Memiliki Url Blog!

Poskan Komentar

back next home
 
Copyright © 2011. Sekedar Tahu Saja - All Rights Reserved | Mobile Version
Template Created by Creating Website Published by Mas Template